Pasang Klakson Keong

Hampir di setiap box/kardus kemasan klakson keong melampirkan skema pelistrikan sekaligus juga cara pemasangan yang benar. Dan saya menemukan beberapa model tertentu berbeda cara pemasangannya karena desainnya pula.

Mengamati mobil dan motor yang memasang klakson keong untuk mengganti klakson standarnya ternyata cukup banyak yang kurang tepat.

Cara pemasangan yang salah adalah jika unit klakson berada di atas baut pengikatnya.

Pemasangan dengan unit klakson berada di bagian atas menyebabkan air atau debu yang mengalir ketika mobil atau motor berjalan (apalagi ngebut) masuk dan mengendap di dalam unit klakson.
Akibatnya membran (voice generator) di dalam unit klakson akan terganggu, dan jika kotoran sudah mengering dan menjadi kerak tebal bukan tidak mungkin membran tersebut akan macet hingga klakson tidak bisa berbunyi atau bunyi tidak spontan.

Pemasangan yang kurang tepat dan sering ditemui adalah seperti ini..

Pemasangan dengan unit klakson dalam posisi menggantung pada baut pengikatnya sudah benar, namun arah lubang terompet menghadap ke depan.

Cara ini kurang tepat, dikarenakan debu dan air tetap akan mudah masuk ke dalam unit klakson.
Sekalipun air akan segera keluar oleh kemiringan selongsong keong tersebut, namun debu akan tetap ada yang tertinggal di dalam unit klakson tersebut dan mengganggu membran (voice generator).

Bagaimana cara pemasangan klakson ‘keong’ yang benar?

Cara yang benar adalah, unit klakson menggantung pada baut pengikatnya dengan lubang terompet ke arah yang bertolak belakang atau boleh juga saling berhadapan.

Keuntungan yang didapat adalah:
– Debu atau air tidak masuk ke dalam unit klakson
– Suara klakson lebih menyebar, relatif lebih enak di dengar
– Klakson ‘keong’ jadi lebih awet

Soal awet sudah terbukti pada mobil saya (BMW 520i) yang sudah berusia lebih dari 15 tahun masih memakai klakson aslinya dan suaranya tetap mantab. Hal ini karena posisi pemasangan klakson sudah tepat.

Untuk pemasangan klakson ‘keong’ merek Hella TwinTone New Generation (model slim), ternyata caranya beda lagi..

Klakson ini dikarenakan desain barunya tersebut, mengharuskan pemasangan dalam posisi vertikal, dan arah lubang terompet saling bertolak belakang ke samping.

Dan untuk pemasangan klakson ‘keong’ merek Stebel Nautilus, diharuskan untuk memasang dalam posisi lubang terompet mengarah ke bawah. Pastikan ditempatkan di depan roda atau di depan arah putaran roda agar tidak terciprat air dari putaran roda saat berjalan diwaktu hujan.

Nah, buat rekan-rekan yang kebetulan pasang klakson keong di mobil atau motornya, coba deh lihat lagi cara pemasangannya apakah sudah tepat atau belum supaya klaksonnya awet dan suara lebih lebar (stereo).

Sumber :  SAFT7


Posisi Klakson Keong pada Yamaha V-ixion. diletakkan pada sisi samping fairing dekat kotak  filter udara. dan diberi pelindung karet agar cucuran hujan yang lewat celah antara tangki dan jok dapat dihindari.

Klakson yang digunakan adalah klakson DENSO Power Tone, 12 Volt, 3,5 Amp

Kotak Relay rakitan sendiri diletakkan dibawah jok antara baterai dan lean angle

6 thoughts on “Pasang Klakson Keong

    1. ditutup acrylic biar bersih dan rapi aja, kemudian fuse yang diletakkan di sana untuk pengaman accesories lampu dan Klakson..jadi dibuat jaringan elektrical terpisah dari motor klo2 ada masalah tinggal cabut aja fusenya

Tinggalkan Pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s